Senin, 22 Juli 2013

Petani Sayur Dari KWT Kawara pandulang Jadi Narasumber di Radio Max FM Waingapu

Kiri : Ibu Agustina baju Hijau atau Mama Geri dan Ibu Solfina atau Mama Esi  keduanya tinggal di Kalu, baru bergabung di Kelompok Wanita Tani KWT Kawara Pandulang,.
Kedua Ibu ini berbagi pengalam belajar tanam sayur dengan menggukan pupuk organic di acara Ayo Bertani Organik Radio Max FM Waingapu. Ini menjadi pengalaman pertama mereka berdua jadi nara sumber di radio

Polibag dari daun pisang sebagai wadah semai

 Prinsip menghargai yang tidak berharga menjadi pedoman dan diterapkan dalam kelompok, seperti memakai daun pisang untuk polibag daun, menggunakan kotoran ternak yang ada di sekitar tempat tinggal sebagai pupuk dasar, baik untuk campuran semaian di polibag daun ataupun sebagai pupuk dasar.

KWT Kawara Pandulang mempunyai kebun bibit kelompok dan baru-baru ini ribuan semaian bibit berbagai sayur sudah dibagi ke anggota kelompok untuk di tanam di rumah dan kita tunggu saat panen nanti.

KWT Kawara Pandulang di Kalu mendapat dukungan dari badan Bimas Ketahan Pangan Sumba Timur
dalam program Kawasan Rumah Pangan Lestari KRPL.

Semaian sayur kol siap dipindahkan ke kebun
Sayur Pitsai, tumbuh bagus di Waingapu - Sumba Timur ( Demplot Dohang - Kalu - Mahanga )
Bunga Kol tumbuh bagus di Kalu





Tidak ada komentar:

Posting Komentar